Tag Archives: payakumbuh

Lestarikan budaya anak nagari Fauzi Bahar sumbangkan seekor sapi sebagai hadiah utama di alek pacu jawi

Fauzi hasan bersama Chandra Setipon

Fauzi hasan bersama Chandra Setipon

Payakumbuh

Acara pacu jawi alias balap sapi dalam sawah sudah menjadi agenda rutin di kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Apalagi di tahun ini pemko Payakumbuh melalui dinas pariwisata dan Komisi B DPRD Kota Payakumbuh menaikan anggaran untuk mensupport acara ini. Hal ini di sampaikan Chandra Setipon A,md ketua Komisi B pada Selasa 19/5 di Tanjuang Anau Kelurahan Ompang tanah sirah.

Politisi Partai Amanat Nasional yang juga ketua DPD PAN Payakumbuh ini pada senin dan Selasa 18-19/5 bersama DR.H.Fauzi Bahar.Msc calon gubernur Sumatera Barat dari partai PAN mensponsori acara pacu jawi di sawah gadang aua kelurahan Ompang Tanah Sirah. Seekor sapi di sumbangkan oleh Fauzi bahar untuk hadiah utama alias pacu boko.

Fauzi Hasan mewakil Fauzi Bahar jadi starter pacu boko

Fauzi Hasan mewakil Fauzi Bahar jadi starter pacu boko

Acara yang berlansung dua hari ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota saja tapi juga wisatawan yang datang ke kota ini. Juga para pengguna jalan di jalur utama Sumbar Riau ini juga menikmati suguhan budaya tradisional pacu jawi.

Bagi para peserta pacu kali ini jadi pacu kebanggaan dan kehormatan karena hadiah yang di sediakan oleh panitia berasal dari calon gubernur Sumatera Barat yang pernah dua periode jadi orang nomor satu di Kota Padang. Satu ekor sapi di sediakan oleh DR.H.Fauzi Bahar.Msc untuk hadiah utama.

starter pacu boko

starter pacu boko

Walau tak sempat hadir di lokasi acara Fauzi Bahar di wakili oleh bendahara PAN Sumatera Barat bapak Fauzi Hasan yang juga mantan Wawako Sawah Lunto. Sebanyak 12 ekor sapi pacu unggulan dari masing-masing nagari di Payakumbuh dan Limapuluh Kota berlomba memperebutkan hadiah seekor sapi sumbangan dari calon Gubernur Sumatera Barat dari Partai Amanat Nasional ini.

DSC_0027

Fauzi Hasan di dampingi Chandra Setipon di daulat melepas pacu di kelas utama ini. Dari 12 sapi yang ikut berlomba sapi dengan nama Sabai dari Koto Panjang payobasuang payakumbuh Timur berhasil membawa pulang sapi dari Fauzi Bahar. Juara dua sapi Nan di hati dari Koto baru payobasung mendapatkan satu ekor kambing yang juga di sediakan panitia dari sumbangan Politisi Partai PAN ini.

Fauzi Hasan menyerahkan hadiah seekor sapi kepada pemenang pacu boko

Fauzi Hasan menyerahkan hadiah seekor sapi kepada pemenang pacu boko

(zalambo)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under pariwisata

Aribus Madri,Usulan perbaikan dan pembukaan jalan baru banyak di usulkan warga

Aribus Madri

Payakumbuh

Ketua fraksi PDI-P Hanura DPRD Kota Payakumbuh, Aribus Madri, menyebutkan, hasil reses yang dilaksanakan beberapa hari lalu dengan konstituen di keluraha Piliang yang bergabung dengan kelurahan Padang Tinggi, mengusulkan untuk membuka jalan baru.
“Aspirasi masyarakat tersebut harus menjadi prioritas utama pada tahun anggaran 2016 nantinya. Terpikir bagi saya, benar usulan tersebut, jika tidak dibuka jalan baru, kemana akses jalan penghubung antara dua kelurahan tersebut, “ujar Aribus Mandri kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD setempat, Selasa (19/5).
Dicontohkan Aribus, jalan lingkung untuk penghubung antara Piliang menuju Padang Tinggi persis tembus di bengkel Bagaya Motor saat ini belum ada. Untuk itu, kami akan memperjuangkan membuka jalan baru, khusus kelurahan yang bergabung di Kota Payakumbuh.
“Kemudian di kelurahan Labuh Basilang, masyarakat juga meminta agar drainase diperbaiki dan diprelebar. Lihat saja didepan rumah dinas Wawako Payakumbuh dan SMPN 8, setiap hari hujan, air tergenang cukup lama, bahkan membuat aktifiats pengemudi jadi berhenti dan sudah acap pula mobil rendah seperti sedan mogok diseputar jalan pahlawan itu, “jelas Aribus.(zalambo)
 
 

Tinggalkan komentar

Filed under daerah

Beresiko akan kecelakaan lalu lintas komisi C minta pedagang di tertibkan

Foto pedagang martbak manis yang berjualan ditikungan  depan SPBU
Payakumbuh
Jalur jalan Soekarno Hatta  di depan SPBU Parit rantang Payakumbuh menjadi rawan kecelakaan. Hal ini di sebabkan karena gerobak pedagang martabak manis persis di tikungan jalan.Menyikapi kondisi ini anggota komisi C DPRD Kota Payakumbuh meminta dinas terkait dapat menertibkannya dengan tegas.
Salah seorang anggota komisi C DPRD H. Maharnis Zul kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD, Selasa (19/5), mengatakan, posisi gerobak martabak tersebut sangat berbahaya, karena pedadang martabak itu berjualan dekat tingkungan tempatnya berbagai kendaraan berputar setiap hari.
Menurut informasi yang kami terima, gerobak martabak pedagang itu pernah dilandik mobil beberapa hari lalu. Akibatnya, gerobak martabak hancur berserakan, beruntung pedagang tersebut selamat dari amukan mobil yang meondohnya.
Untuk itu, kami berharap kepada dinas terkait seperrti dinas Perhubungan dan Kominfo, dinas Koperasi dan Koperindag untuk dapat kiranya menertibkan pedagang martabak tersebut dengan tegas dan bijaksana. Kami lihat, pedagang martabak itu berjulan dan memarkir gerobaknya mulai dari pukul 13.00 hingga malam.
“Demi keselamatan pedagang martabak dan keindahan kota, dinas terkait benar-benar konsisten menertibkannya, kami selaku pengawasan, meminta dengan tegas kepada dinas terkait dapat menyuburkan pedagang, bukan untuk digusur, “tegas Maharnis Zul.
Terpisah, Kadis Koperasi, UMKM dan Koperindag Kota Payakumbuh, H. Dahler, menyebutkan, pedagang martabak yang menggalas di depan SPBU tersebut sudah berkali-kali diingatkan dan malahan juga sudah disuruh untuk pindah, karena dilarang untuk berjualan ditikungan berbahaya tersebut, namun, dia (pedagang.Red) sangat bandel.
“Kami berjanji, hari ini (Rabu, 20/5) pedagang tersebut kembali ditertibkan dan tidak boleh lagi berjulan disana. Terima kasih kepada anggota dewan yang telah memberitahu kami. Sebetulnya sudah banyak pedagang yang berjulan ditempat-tempat rawan kecelakaan lalu lintas yang kami tertibkan, “jelas Dahler.
Nada yang sama juga disampaikan kadis Perhubungan dan Kominfo Adrian, dia menyebutkan, klaborasi yang kami ciptakan dengan dinas terkait terhadap pedagang berjualan dengan baik, namun tergantung kepada pedagangnya. Ada yang patuh dan ada juga main kucing-kucingan dengan petugas, ‘ujarnya.(zalambo)

Tinggalkan komentar

Filed under daerah

Soerabi Bandung Enhaii Hadir di Kota Payakumbuh

soerabi

Payakumbuh,

Tingginya minat masyarakat di Kota Payakumbuh dalam berburu beragam jenis makanan dan minuman membuat salah satu tokoh masyarakat kota Batiah ini tergerak membuka outlet Soerabi Bandung.  Bertempat di kawasan Jalan Soedirman Balai Cacang, Payakumbuh Utara ,ruko baru di sulap jadi tempat penjualan Soerabi Bandung Enhaii.

Owner Soerabi Bandung Enhaii Payakumbuh Yoherman bersama Manager Bustiar menyebut kehadiran tempat bagi pencinta kuliner dengan khas alunan musik Sunda nan sahdu, ditambah dengan racikan asli Soerabi Bandung Enhaii nan menawan selera, optimis akan merebut pangsa pasar.

Bagi Yoherman, pejabat Pemko Payakumbuh yang giat berusaha dan berbisnis ini, untuk mengembangkan bisnis penganan khas Bandung dengan tiga deret ruko dua lantai miliknya yang dibangun sejak beberapa waktu lalu, ditambah dengan sebidang lokasi natural beratap rumbia persis di bagian depan, dipercaya akan menjadi trendsetter tempat kongkow di Payakumbuh.

”Target kita, jelas bukan saja warga Payakumbuh dan sekitarnya. Namun, juga para pendatang yang melewati jalan utama Riau-Sumbar via Kota Payakumbuh ini. Lokasi yang strategis, pelayanan yang prima dan menyenangkan, serta tempat dan lokasi yang baik dan bersih, kita harapkan mampu menyerap konsumen,” ujar Yoherman yakin.

Bustiar, sang Manager menyebut, untuk Senin, 4 Mei akan dibuka secara resmi. Lalu, untuk hari biasa, mulai Senin hingga Jumat mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB. Khusus di Sabtu dan Minggu, Soerabi Bandung Enhaii Payakumbuh akan buka pelayanan mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB dini hari.

Sebagai sentra penganan Soerabi Bandung Enhaii Payakumbuh, sudah lama terkenal dengan paket makanan yang sesuai dengan kantong segala kalangan. Tiga paket yang ditawarkan, di samping bejibun menu lainnya; paket soerabi + coca cola hanya Rp14.000,- Paket ayam goring rica + soerabi + lemon tea dibandrol Rp21.000,- Lalu, paket ayam goring rica + soerabi + coca cola diprising Rp23.000,-

”Pilihan menarik bagi siapa saja yang ingin makan enak dengan budget cekak sekalipun,” Bustiar berpromosi.

Tinggalkan komentar

Mei 4, 2015 · 2:36 am

PACU JAWI,Budaya Luak Limopuluah yanng sudah hampir hilang

DSC_0333 pacu sapi

PAYAKUMBUH

Beternak sapi memang sudah tidak  asing bagi warga Luak Limopuluah ini. Dari dahulu sapi sudah di manfaatkan tenaganya buat mengolah lahan pertanian.

Terinspirasi dari sapi yang membajak sawah,para tetua di Luak Limopuluah dahulu mengadakan lomba. Yang di lombakan itu sapi yang di pasang seperti membajak,tapi tidak memakai mata bajak. Sapi di pacu berlari di dalam sawah yang sudah di bajak. Setiap ekor sapi di iringi satu orang joki.

Hali ini masih berjalan sampai sekarang. Walau kadang fakum kadang ada. Setiap akan turun kesawah acara ini di gelar di sawah sawah tertentu yang memenuhi ukuran untuk pacu sapi.

Hari senin dan selasa (8-9) Desember 2014 ini giliran anak nagari Koto nan Gadang tepatnya kelurahan Taruko Payakumbuh Utara yang menggelar acara pacu sapi (jawi) ini.

Bertindak sebagai ketua umum acara Mustafa dan ketua 1 Firman dengan di sokong seluruh lapisan masyarakat Taruko dan pengurus Olah raga pacu jawi ( PORWI ) Luak Limopuluah acara ini berjalan sukses. Walau di selingi turunnya hujan makin membuat menarik bagi penonton acara pacu jawi ini.

Acara ini di buka lansung oleh Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Mukhtar di dampingi  Nasrullah Nukman SH putra Taruko yang juga anggota DPRD Kota Padang Panjang.

Pembukaan acara di awali dengan lomba pacu lari di dalam sawah. Para pemilik ternak,joki,dan tukang lepas ikut pacu lari dalam sawah.

Wawako nampak semangat sekali dengam masih di lestarikannya tradisi dan budaya ini. Untuk kedepannya makin di kelola dengan baik ujar Wawako di lokasi.

Kepada pengurus kenagarian,dan panitia Wawako berpesan agar mampu menyusun agenda rutin pacu jawi ini. Pacu jawi selain menjadi budaya juga mampu mendorong minat petani peternak untuk memelihara sapi. Dan dengan ini perekonomian masyarakat akan terbantu. Ujar Wawako Suwandel Mukhtar.

Pacu jawi di Luak Limopuluah ini juga memiliki kelas. Ada kelas 1,2 dan 3. Kelas 3 adalah sapi pemula yang baru turun lomba. Yang kelas 2 sapi yang yang sudah pernah turun lomba. Sedangkan kelas 1 adalah lomba bagi sapi yangnsudah berpengalaman dalam pacu.

Setiap kelas yang di perlombakan panitia menyediakan berbagai hadiah penyemangat berupa barang barang elekrronik, trofi sampai uang pembinaan. Bagi kelas utama di sediakan hadiah berupa Kambing.

Minggu depan 15-16 Desember 2014 acara pacu jawi ini akan di ulang lagi. Insya Allah minggu depan kita akan pacu lagi ujar Nasrullah Nukman.SH. Soal hadiah pacu minggu depan akan saya sediakan ujar Ustad Nas panggilan akrab Nasrullah Nukman SH ini.

Sumber Berita: warta-andalas.comhttp://warta-andalas.com/berita-pacu-jawi-luak-limopuluah-tradisi-yang-harus-dilestarikan.html#ixzz3LPmBkf1M

Tinggalkan komentar

Desember 9, 2014 · 11:11 pm

Menuju rumah Bagonjong

PAYAKUMBUH
Pesta rakyat sudah di mulai.12 partai dengan 94 caleg telah mulai bertarung di dapil 2 kota Payakumbuh.8 kursi DPRD akan mereka perebutkan dalam pertandingan ini.86 caleg siap-siap untuk tersingkir menuju rumah bagonjong kota Payakumbuh.

Masing-masing sudah mulai memperlihatkan trik dan gayanya dalam merangkul masa pemilih.Mulai dari blusukan atau door to door,sampai tebar pesona sepanjang jalan.Janji-janji politik mulai bertaburan.

Warung –warung yang ada di dalam kampung penuh hiasan wajah para calon anggota legislative.Foto dan semboyan tersebar di mana-mana.Perubahan sifat dan perilaku banyak di dapati sekarang. Dulu tak pernah datang sekarang rajin berkunjung.

Persaingan antar caleg mulai tampak di tengah masyarakat. Mulai yang bersaing sehat sampai yang saling hujat dan membaca lemah lawan.Ironisnya sampai hubungan kekeluargaan di ambang kehancuran Cuma gara-gara keberpihakan dan provokasi politik.

Apalagi dengan system suara terbanyak yang di terapkan dalam pemilu sekarang ini. Hubungan mamak dengan kemenakan,ayah dan anak bisa rusak.Dengan dalih kekeluargaan berakibat keharmonisan yang hilang.

Kursi di DPRD kota payakumbuh yang akan di perebutkan pada tanggal 9 April 2014 nanti seperti trophy dalam sebuah pertandingan.Yang berduit tebar uang,yang aktifis kumpulkan masa.family jauh terasa dekat.Demi mencapai kursi di rumah bagonjong tersebut.

Dari 94 caleg yang maju dalam pertandingan ini 86 akan rontok.Kuota kursi untuk dapil 2 kota Payakumbuh daerah pemilihan Payakumbuh utara dan latina hanya 8 kursi.Sekarang masing-masing partai dan calegnya sudah mengklaim akan mendapat kursi di DPRD.

Untuk bisa dekat dan dapat meraih simpati masyarakat apapun sekarang di lakukan para caleg. Kegiatan yang tak pernah di hadiri selama ini sekarang di hadiri. Tak ada acara di suruh masyarakat bikin acara,yang penting bisa hadir di tengah orang ramai. Minimnya pengkaderisasian partai membuat rekrutmen caleg amburadul.

Tak di sesali yang pileg sekarang seakan perang uang dan pamorisasi. Partai ibarat kendaraan umum untuk tompangan menuju rumah bagonjong.Ideologi partai pun seakan terlupakan. Yang ada hanya kepentingan dan ambisi jadi anggota dewan terhormat.

Kualitas dan kuantitas seorang wakil rakyat yang akan memperjuangan aspirasi rakyat yang di wakilinya sirna.Sementara masyarakat menyangkutkan harapan akan sebuah perubahan untuk kebaikan.

Akankah pileg 2014 ini akan mampu menghasilkan anggota dewan terpilih yang berkualitas? Sebuah pertanyaan yang timbul di tengah-tengah masyarakat sekarang ini.

Namun jawabannya tergantu kepada masyarakat itu sendiri dalam menentukan pilihannya pada 9 April nanti. Sesaat salah menentukan pilihan 5 tahun akan menanggung akibatnya.

Masyarakat harus arif menyikapi politik masak rangkah (instan) yang banyak di lakukan paca caleg sekarang. Jangan terbuai rayuan biar makan ubi sekarang daripada roti esok.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized